Pantun Cari Jodoh!

Anak kucing di atas dahan,
Seekor lari di dalam kain,
Umur sudah tiga puluhan,
Mak bapak dah bising tanya bila nak kawin.

Ikan karuan masak lemak,
Tersekat tulang di anak tekak,
Tak cukup dengan bapak dan mak,
Makcik-makcik nenek-nenek pun tanya jugak.

Kain batik kain basahan,
Terkoyak tersangkut di mata joran,
Dulu masa sekolah mak ada pesan,
Jangan bercinta.. nanti ganggu pelajaran.

Panau banyak macam peta,
Belakang berbelang kena rotan,
Jadi budak baik mendengar kata,
23 tahun tak keluar ngan jantan.

Petang-petang mandi kolah,
Rambut mengerbang banyak kutu,
Bila dah habis sekolah,
Mak kelam-kabut carikan menantu.

Anak kerbau mati tersepit,
Anak ikan mati dijala,
Pantang tengok lelaki baik sikit,
Asyik cakap “terimajela”.

Beras ditumbuk dibuat bedak,
Lesung terjatuh jari terluka,
Bukannya tak ada orang yang hendak,
Masalahnyer hati belum terbuka.

Kaki tempang jalannya senget,
Buku lali terasa keras,
Masih teringatkan cinta monyet,
Masa umur baru lima belas.

Jolok kedondong pakai galah,
Jolokkan sekali buah kuini,
Hmm… apa nak jadi pun jadilah,
Malas nak pening lalat pikir pasal ni.

Tengah hari tertidur lena,
Jam di dinding berdenting dua,
Kalau ada jodoh nanti, tak ke mana,
Cari tak cari.. ketemu jua.

(Sumber: Edit dari Internet)

Advertisements

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s